Potensi Musik Jogja Sebagai Wadah Persinggungan Seni dan Budaya

RiskySummerbeeandTheHoneythief/Dalijo
RiskySummerbeeandTheHoneythief/Dalijo

Jogja adalah sebuah kota yang kental dengan seni dan budaya. Bukan sebuah romantisme tentu saja, tapi memang kenyataannya infrastruktur maupun segala gerakan seni dan budaya banyak lahir dari Jogja hingga saat ini. Iklim seni di Jogja sudah menjadi nilai dan perhitungan tersendiri dalam lingkup Nasional, bahkan di Asia.

Ironisnya, masih saja ada pesimisme tersendiri untuk perkembangan musik di kota ini. Padahal jika dikaji lebih dalam, perkembangan musik Jogja sendiri diakui mampu melewati arus utama yang ditawarkan dengan cukup santun dan bermain dalam ranah estetis yang khas. Dengan kata lain, dalam bidang musik pun Jogja memiliki pola unik dan dinamikanya sendiri. Ini adalah sesuatu yang "mahal" dan bukanlah sebuah hal yang dengan naïf bisa dibanding-bandingkan dengan kota lain.

Jika ditanggapi dengan optimis, ini bisa jadi sebuah sinyal baik untuk perkembangan musik Jogja ke depan. Sebuah kesadaran dan respon yang cerdas dari para pelaku di dalamnya bisa menjadi sebuah amunisi yang tak terbantahkan untuk menunjukan eksistensi kota ini pula sebagai sebuah poros musik yang patut diperhitungkan secara konten di ranah nasional, bahkan Internasional.

Musik Jogja bisa menjadi sebuah wadah persinggungan seni dan budaya yang cukup unik. Pengolahan bentuk pertunjukan atau kemasan musik Jogja adalah sesuatu yang cukup esensial yang jika dikelola dengan baik mampu memiliki nilai jual lebih, bahkan secara bisnis.

Seperti yang telah dilakukan oleh Risky Summerbee and The Honeythief dalam pergerakannya, band Jogja ini mampu melakukan sebuah persinggungan seni pertunjukan dan musik. Eksplorasi yang cukup cerdas dalam pengolahan komposisi serta pengemasan presentasi musik mereka bisa menjadi sebuah keunikan dan catatan penting dalam ranah musik Indonesia. Perhitungan yang detil mulai dari tata panggung hingga dramaturgi dalam live performance mereka merupakan satu bukti bahwa Jogja memiliki satu nilai lebih bahkan dalam industri musik.

Contoh lain dari keunikan pola musik Jogja telah disuguhkan pula oleh Seek Six Sick, dalam pengemasan produk dokumentasi musik mereka yang tak pernah terlepas dari persinggungannya dengan taste seni visual yang khas. Bahkan dalam pertunjukan mereka berhasil melakukan sebuah persinggungan antara kesusasteraan dan musik, dengan pembacaan puisi dan instrumentasi musik selama kurang lebih 30 menit yang dilakuan dalam sebuah pembukaan pameran seni di Jakarta beberapa waktu yang lalu. Ini adalah sebuah kekayaan Jogja yang menjadi satu catatan sekaligus nilai lebih kota ini.

Sudah layak dan pantas jika tentunya seluruh dinamika macam ini kita lihat sebagai sebuah angin segar bagi masa depan musik Jogja, bukannya melelahkan diri dengan membanding-bandingkan dengan kota lain dan berkutat dalam kacamata oposisi biner.

Foto : Doni Maulistya/ItsMusicBoxToday Berdansa Di Kala Senja Menggila
Posted in Event by Purnawan Setyo Adi

Musik pop era 70an kembali dihidupkan oleh White Shoes and The Couples Company diiringi dansa kala senja menggila.

Hujan Deras/MusicBox Hujan Deras Gagalkan Double Launching
Posted in Event by Timoteus Anggawan Kusno

Acara launching dua buah album dibatalkan karena hujan deras yang mengguyur.

STUFF
stuff1 Great Full Dyed
Price : IDR 90.000,-

Sebuah permainan komposisi warna psychadelic, layaknya ekstase meremukkan mushroom di dalam rongga